Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 Juli 2025

Wakili Dandim Kupang, Danramil Naikliu Hadiri Launching Pelayanan Perdana RS Pratama Type C Amfoang




NTT-KUPANG - Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat diwilayah-wilayah terpencil yang sulit untuk akses pelayanan kesehatan, Pemerintah terus berupaya untuk membangun fasilitas berupa Rumah Sakit yang hari ini, Senin (7/7/2025) telah dilaksanakan Launching Pelayanan perdana Rumah Sakit Pratama Tipe C Amfoang, di Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, oleh Bupati Kupang Yosef Lede, S.H.


Launching dihadiri oleh Dandim 1604/Kupang Kolonel Inf Kadek Abriawan, S.I.P., M.H.I diwakili oleh Danramil 1604-03/Naikliu Kapten Inf Muhammad Said Abdullah, Anggota DPRD Dapil 3, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kupang Yoel Midel Laitabun, S.Si, M.Kes, Kadis PUPR Kab. Kupang Teldi Sanam, ST, Kepala Bank NTT Cabang Oelmasi, Richardus Adven Dhada, SE., M.Si. Kapolsek Naikliu, Kabag Portokolrer Kab. Kupang Beni Selan.


Turut hadir, Camat sewilayah Amfoang, Lurah Naikliu, Para Kepala Desa sewikayah Amfoang, Tokoh agama, Tokoh adat, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, dan Tokoh perempuan, serta warga masyarakat Amfoang Utara.


Danramil 1604-03/Naikliu disela-sela kegiatan Launching kepada wartawan media ini mengatakan akan bersinergi bersama Pemerintah, khususnya pihak RS Pratama Amfoang untuk mendukung dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.


"Hadirnya fasilitas kesehatan yang memadai adalah bentuk perhatian pemerintah melihat kebutuhan masyarakat. Kami siap bersinergi bersama pihak Rumah Sakit menjaga fasilitas yang ada agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik", ujar Kapten Said.


(Tim***).

Jumat, 20 Juni 2025

Untuk Kesehatan Masyarakat, Babinsa Siap Dukung Penuh Program Puskesmas Manubelon


NTT-KUPANG - Puskesmas Manubelon terus berupaya untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat melalui berbagai  kegiatannya diwilayah Kecamatan Amfoang Barat Daya. Hal ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk Koramil 1604-03/Naikliu melalui Bintara Pembina Desa atau Babinsa.


Salah satu bentuk dukungan dari Babinsa yakni mendukung semua bentuk program Puskesmas mulai dari mendampingi para tenaga kesehatan di desa-desa, termasuk menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Sektoral, Jumat (20/6/2025).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kupang, Camat Amfoang Barat Daya Yonatan Natun, S.H, Danramil 1604-03/Naikliu diwakili Oleh Babinsa Serka Lodian Wila Radja, Kepala Puskesmas Manubelon Ibu Agnes Roro, S.Tr.Keb, Para Kepala Desa seKecamatan Amfoang Barat Daya, Para Kepala Sekolah SD, SMP, SMA seKecamatan Amfoang Barat daya, Toga,Tomas, Todat, Toda dan Kaum Perempuan, Para Kader Posyandu se-Kecamatan Amfoang Barat Daya, serta undangan lainnya.


Danramil Naikliu melalui Babinsa Serka Lodian mengatakan bahwa Koramil melalui peran para Babinsa selalu siap untuk mendukung semua program pelayanan Puskesmas terhadap masyarakat di Amfoang Barat Daya, termasuk Kecamatan lainnya diwilayah Koramil Naikliu.


"Kami siap selalu mendampingi Ibu Kepala Puskesmas dan kawan-kawan tenaga kesehatan. Pokoknya untuk kesehatan masyarakat, maka kita harus kerja keras dan kerja bersama", ujar Serka Lodian.


(Tim***).

Rabu, 07 Mei 2025

Babinsa Serka Simran Masus: Kader Posyandu Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan di Desa



NTT-KUPANG - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1604-02/Camplong, Serka Simran Masus mengatakan memang benar Kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat seperti yang pernah dikatakan oleh Menteri Kesehatan RI.


Hal tersebut disampaikannya saat memantau kegiatan Posyandu Bayi Balita dan Ibu Hamil di Posyandu Melati, RT.002 RW.03 Desa Nuataus, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Selasa (6/5/2025).


Menurut Serka Simran, dalam pantauannya selama ini pelayanan kesehatan dilakukan para Kader Posyandu difokus bagi Balita, ibu hamil dan lansia.


Para Kader Posyandu dalam pelayanannya didampingi oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, dan mereka (para Kader, red) sangat memahami tugas dan bertanggung jawab.


"Para Kader Posyandu harus diapresiasi karena mereka bekerja membangun kesehatan di desa/kelurahannya, serta bekerja serius, bertanggung jawab, tuntas, dan tulus", ucap Serka Simran Masus.


(Tim***).





Rabu, 02 April 2025

Stikes Nusantara Bantu Pospol Oesapa Lakukan Tensi Gratis



KUPANG - Ketua Stikes Nusantara Albert Tulle, S.Kep., MM melalui Veni Tasya Lauata mengatakan mahasiswa di Pospol Oesapa yaitu Veni Tasya Lauata, Delma wati Nomleni, Divania De Almeida Pereira, dan Dortia Mau Bodda. Kami stand by dari jam 9 pagi sampai jam 17.00 Wita dalam rangka arus mudik lebaran.


Menurut Veni kegiatan ini dilakukan dari tanggal 29 Maret sampai tanggal 8 April. Kepada wartawan Veni katakan bantuan kepada masyarakat melalui kepolisian daerah NTY pada setiap Pospol dalam Kota Kupang.


Ditambahkannya, Stikes Nusantara berada pada semua Pospol dalam Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Pos pengamanan  Oesapa untuk hari raya Idhul Fitri terpantau adanya anggota baik dari Polda maupun dari Polresta yakni Ipda Beni G. Diwi,  Aipda Paulus Akerina, 

Bripka Putu Eko, Bripda Juardi Alfreido Lette.


Ipda Beni didampinggi anggota lain membenarkan adanya bantuan dari Stikes Nusantara dalam berikan bantuan kesehatan pengecekan tensi darah kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut terpantau Ian Gilbert Rangga Boro, SH,.MH Sekretaris Peradi Oelamasi Kabupaten Kupang dan rekan - rekan advokat DPC ketika ditanya wartawan berada pada pos pengamanan mengatakan mau melayat ayah dari rekan advokat meninggal namun keliatan ada banyak masyarakat sehingga mampir dan sekalian tensi darah gratis.


Dikatakan Ian ada Ketua Peradi Oelamasi Herry Battileo, SH,.MH dan rekan lain juga ikut ambil bagian. Terima kasih untuk pak polisi dan adik - adik dari Stikes Nusantara dalam membantu masyarakat melalui pos polisi yang ada di Kota Kupang.

Jumat, 14 Februari 2025

Kodim Alor Gelar Donor Darah Dalam Rangka HUT Ke - 64 Korem 161/Wira Sakti Tahun 2025

 



NTTALORNEWS.COM, ALOR - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Korem 161/Wira Sakti tahun 2025, Kodim 1622/Alor menggelar kegiatan donor darah, di Makodim 1622/Alor, Jln. El Tari, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Kamis (13/2/2025).


Kegiatan itu diikuti oleh anggota TNI, Persit Kartika Chandra Kirana Cab. XXI Dim 1622/Alor, PKPPI, Tokoh agama, serta masyarakat.


Dandim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin, SH saat dikonfirmasi melalui Perwira Seksi Personalia Lettu Inf Umbu Neka Robinson kepada wartawan mengatakan donor darah ini dalam rangka HUT Korem 161/Wira Sakti ke 64.


Donor darah ini tidak saja untuk menyumbangkan darah, tetapi lebih kepada membangikitkan rasa kepedulian untuk menolong sesama yang membutuhkan bantuan darah lewat yang disumbangkan.


Mengapa demikian, karena diketahui bahwa sampai dengan saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah, itu sangat rendah.


Bahkan masih sangat sulit bila ada pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah. "Sehingga kegiatan ini dimana kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut peduli sesama dengan mendonorkan darahnya", jelas Letda Inf Umbu. 


"Donor itu biasa ya, tetapi disini kami ingin mengajak dan membangkitkan rasa peduli terhadap sesama yang membutuhkan darah. Kepedulian antar sesama itu yang lebih penting", ujar Lettu Umbu.


(Jb-tim).

Senin, 06 Januari 2025

Pemerintah Siapkan 5.000 Dapur Makan Bergizi Gratis dan SPPG



NTTALORNEWS.COM, Jakarta - Pemerintah memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin (6/1/2025). Rencanaya, akan ada 5.000 dapur yang disiapkan untuk seluruh wilayah Indonesia, berikut 5.000 anggota Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).


"SPPG yang sudah selesai itu mungkin sudah ada 1.000-an SPPG yang ready, yang sudah dididik di Unhan itu," tutur Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi saat dihubungi wartawan.


"Nanti penempatan mereka kan berdasarkan kesiapan dapur-dapur, ada dapur-dapur yang ready, nanti SPPG-nya akan ditaruh di sana. Nah nanti pertengahan tahun itu BGN merencanakan ready 5.000 orang SPPG untuk memimpin 5.000 dapur Makan Bergizi Gratis," sambungnya.


Hasan menyatakan, setiap dapur Makan Bergizi Gratis akan dipimpin oleh seorang anggota SPPG. Adapun target tersebut dipastikan terlaksana di tahun 2025 ini.


“Jadi kan sepanjang tahun 2025 ini target dapur MBG-nya sebanyak 5.000. Jadi nanti kepala dapurnya wajib SPPG kan, jadi SPPG yang dibutuhkan nanti juga 5.000 gitu,” kata dia.


Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menargetkan akan ada 153 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur yang menyiapkan dan mendistribusikan makan bergizi gratis (MBG). Target ini diharapkan terwujud hingga akhir 2025.


"Jadi rencana tahun 2025 ini ada 153 SPPG, ini yang kita harapkan," kata Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi di SMPN 16 Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2025).


 


Bentuk Dukungan di Jakarta

Teguh menyampaikan, disediakannya ratusan dapur atau SPPG itu menjadi bentuk dukungan penuh Pemprov Jakarta terhadap program makan bergizi gratis (MBG).


Menurut dia, pada pelaksanaan perdana MBG ini ada empat SPPG yang sudah beroperasi, yaitu SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah dan SPPG Pulogebang Cakung.


"Hari ini sudah beroperasi 4 SPPG dengan 41 sekolah yang dilayani, kemudian juga menyuplai untuk 12.054 makanan untuk para siswa," ungkap Teguh.


Sementara itu, sepanjang Januari 2025 Pemprov Jakarta akan menambah 13 SPPG. Sehingga, pada Januari 2025 total bakal ada 17 SPPG yang akan beroperasi bertahap untuk menyuplai MBG ke sekolah-sekolah di Jakarta.


Lebih jauh, Teguh menyebut bahwa lokasi dapur SPPG berada tak jauh dari lokasi sekolah. Hal ini membuat kualitas MBG dijamin masih terjaga dengan baik.


"Jaraknya tidak lebih dari 5 kilometer sehingga pendistribusinya diharapkan lancar dan itu juga menjaga kualitas dari makanan yang disuplai," ujar dia.


Makan Bergizi Gratis Perdana di Jakarta Tanpa Susu, Pj Gubernur: Bakal Disajikan 1-2 Kali Sepekan

Tidak ada susu pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan perdana di Jakarta pada hari ini, Senin (6/1/2025). Menu Program MBG hanya terdiri dari nasi, ayam teriyaki, tahu goreng, tumis kacang panjang, dan buah jeruk.


Pantauan Liputan6.com, tak adanya susu dalam menu MBG ini dijumpai di dua sekolah yang ditinjau Penjabat atau Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi. Sekolah yang dimaksud yakni SD Barunawati 2-SMPN Barunawati dan SMPN 61 Palemerah, Jakarta Barat.


Menanggapi hal ini, Teguh mengatakan susu akan tetap disajikan dalam program MBG, namun tidak setiap hari. Susu akan disajikan hanya 1-2 kali dalam sepekan.


"Tadi memang sudah disampaikan bahwasanya yang akan disampaikan kurang lebih seminggu adalah 2 kali susu itu," ujar Teguh di SMPN 61 Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2025).


Dia menyampaikan, kebutuhan susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (Program MBG) bakal diganti sesuai dengan kebutuhan atau standar gizi yang setara. Teguh bilang, hal ini serupa dengan nasi, di mana ditemukan anak-anak yang tidak makan nasi.


"Dan memang tidak harus bahwasanya susu, nanti ada sebagian lainnya. Katakanlah misalnya, nasi tidak semua daerah itu pakai nasi. Katakanlah di Papua mungkin sagu," ucap Teguh.


"Dan wilayah Jakarta kalau tidak ada yang suka dengan nasi atau tidak terbiasa, bisa digantikan kentang, kemudian juga dengan protein, artinya ada variasinya," sambung dia.


Meski begitu, Teguh menyebut pihaknya siap menyediakan subsidi tambahan terkait kebutuhan susu, apabila ada arahan dari pemerintah pusat. Dengan begitu, dia berharap program MBG berjalan lancar.


"Kami siap dari penugasan pemerintah pusat, namun demikian kami belum merencanakan dari sisi mananya, tapi kami siap apabila nanti pemerintah pusat menegaskan DKI untuk ikut dalam partisipasi," tandas Teguh.


oleh Nanda Perdana Putra

Minggu, 17 November 2024

Babinsa Koramil 01/Kalabahi Dampingi Kegiatan Posyandu Ibu Menyusui



NTTALORNEWS.COM, ALOR - Babinsa Koramil 01/Kalabahi Kodim 1622/Alor, Serka Charlens Mali bersama Babinsa lainnya melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu Ibu menyusui, di RT.007, RW.013, Kel. Kalabahi Tengah, Kec. Teluk Mutiara, Kab. Alor, Sabtu (16/11/2024).


Untuk kegiatan Posyandu dimana sebagai wadah pemeliharaan kesehatan dasar, meliputi kegiatan pengambilan sempel air liur dan pompa ASI bagi 79 orang Ibu menyusui.


Tujuannya untuk menurunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas meningkatkan peran serta masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan.


Dadim 1622/Alor Letkol Inf Amir Syarifudin, SH di tempat terpisah lewat sambungan telepon seluler berharap, dengan adanya Posyandu Ibu menyusui bisa mengatasi masalah kesehatan ibu dan anak sampai ke lapisan paling bawah yakni di semua Desa dan Kelurahan.


"Babinsa di setiap wilayah Desa/Kelurahan selalu siap emndukung kegiatan Posyandu. Demikian juga tercipta hubungan yang baik dengan warga guna memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat", tutup Dandim.


Hadir dalam kegiatan tersebut, Batuud Koramil 1622-01/Kalabahi Pelda Demitrius Kay, Lurah Kalabahi Tengah, Babinsa Desa Dumloli, Babinsa Kelurahan Kalabahi Timur, Babinsa Kelurahan Binongko, Babinsa Desa Air Kenari, dan Babinsa Desa Alim Mebung


(Jb-tim).

Sabtu, 09 November 2024

Babinsa Serka Suwandi Mohala Hadiri Kegiatan Pemusnahan Obat dan Makanan Kadaluarsa



NTTALORNEWS.COM, ALOR - Puskesmas Kokar melakukan pemusnahan obat-obatan dan makanan kadaluarsa, bertempat di Puskesmas Kokar, Kelurahan Adang, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor.


Pemusnahan ini melibatkan Kepala Puskesmas Kokar, Petugas Farmasi, Babinsa Serka Suwandi Mohala, Bhabinkamtibnas.


Pemusnahan obat dan makanan yang kadaluarsa dilakukan untuk memastikan bahwa obat-obatan yang diberikan kepada masyarakat atau pasien selalu dalam kondisi yang baik.


Serka Suwandi Mohala mengatakan, pemusnahan obat menurutnya sebagai kontrol yang baik dan ketat dilakukan Puskesmas terhadap obat dan makanan.


Sehingga dipastikan bahwa obat yang diberikan ke masyarakat memenuhi standar kesehatan. Artinya tidak kadaluarsa sehingga menimbulkan efek tidak baik bagi kesehatan manusia.


"Obat dan makanan yang kadaluarsa biasannya mengalami perubahan komposisi kimia atau penurunan tingkat keampuhan, dan berbahaya bila dikonsumsi manusia", kata Serka Suwandi.


(Jb-tim).

Kamis, 11 Juli 2024

Babinsa Amarasi Barat Bagikan Telur Susu Cegah Stunting



NTT-Kupang, NTTALORNEWS.COM – Dalam upaya menekan angka stunting di wilayah binaan, Serka Eben Bilaut, Babinsa 1604-04/Amarasi Barat, bersama Lurah Teunbaun, Bapak Jemi S. Olla, dan Kepala Puskesmas Amarasi Barat, Ibu Tekla S., melaksanakan pembagian telur dan susu kepada anak-anak balita yang kekurangan gizi di Kantor Puskesmas Amarasi Barat. Kamis (11/07/2024).


Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret yang diambil untuk memperbaiki status gizi anak-anak di Kelurahan Teunbaun. Babinsa Serka Eben Bilaut menyatakan, "Pemberian telur dan susu ini diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak sehingga dapat mengurangi risiko stunting di wilayah ini."ujar Serka Eben




Lurah Teunbaun, Bapak Jemi S. Olla, juga menegaskan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk mengatasi masalah stunting. "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimis dapat menurunkan angka stunting di kelurahan kami," ujarnya.


Kepala Puskesmas Amarasi Barat, Ibu Tekla S., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang berkelanjutan. "Selain pemberian makanan bergizi, kami juga akan terus melakukan edukasi kepada para orang tua tentang pentingnya pola makan yang seimbang dan perawatan kesehatan yang baik untuk anak-anak mereka," tuturnya.


Jack Abu/Pendim1604.

Sabtu, 03 Februari 2024

Bukti Nyata Komitmen Babinsa Mendukung Program Kesehatan Masyarakat di Desa


Kupang, Nttalornews.com - Babinsa Desa Pitobe, Koramil 1604-03/Naikliu Serda Didit Sumanto melaksanakan Pendampingan Operasi Bulan Timbang Tahun 2024, di Posyandu ASI-1 terhadap Balita warga Desa Pitobe, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupatrn Kupang, Jumat (2/2/2024).


Kegiatan Pendampingan Operasi Bulan Timbang Tahun 2024 di Posyandu Asi 1 terhadap Balita warga Desa Pitobe diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kab. Kupang dalam hal ini dikoordinir oleh Puskesmas Fatumonas dipimpin oleh Kepala Puskesmas Fatumonas Ibu Julita, A.Md.,Keb beserta 4 orang Bides.


Sebagai mitra utama, Babinsa Serda Didit Sumanto memfasilitasi kebutuhan operasional yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan Bulan Timbang.


Kegiatan Pendampingan Operasi Bulan Timbang tahun 2024 di Posyandu ASI-1 Desa Pitobe menjadi bukti nyata komitmen Babinsa dalam mendukung program kesehatan masyarakat.


Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam pemantauan pertumbuhan anak serta peningkatan kesadaran gizi bagi Balita di Desa Pitobe.


Jack Abu.

Kamis, 23 November 2023

Wakili Danramil, Babinsa Serka Suwandi Mohala Hadiri Kegiatan Re Akreditasi Puskesmas



Alor, nttalornews.com - Survei Re-Akreditasi Puskesmas dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Faskesya) seluruh Indonesia (Laskesi) berlangsung di Puskesmas Kokar, Kec. Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, NTT, Kamis (23/11/2023).


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Alor Barat Laut, Danramil 1622-01/Kalabahi diwakili oleh Babinsa Serka Suwandi Mohala, Kapolsek Abal, Tim surveior Kab. Alor diketuai oleh Ivan Charles Bria Leki ,S.K.M.,M,KM, Pejabat yang mewakili Kadis Kesehatan Kab. Alor Nikolas Wetangki.


Hadir pula, Kepala Puskesmas Kokar beserta Staf, dr. Bambang Hendriawan Prasaja Jati, M.Sc., Sp,Pk, Kepala Desa seKecamatan Abal wilayah Kerja Puskesmas Kokar, Tokoh Agama, Tokoh adat, Tokoh, dan Tokoh masyarakat.


Sambutan Kepala Puskesmas Kokar menyampaikan terima kasih kepada Tim Laskesi serta semua pihak yang turut serta mendukung kegiatan Re Akreditasi ini


Harapannya, survei Re Akreditasi yang dilakukan oleh Laskesi dengan menggunakan standar yang ditetapkan guna menunjang peningkatan kinerja dan penerapan manajemen yang dilaksanakan oleh Puskesmas Kokar diwilayah kerjanya.


"Terima kasih kami sampaikan kepada Tim Laskesi, Tim survior Kabupaten, serta TNI dan Polri, juga semua pihak yang ikut mendukung kinerja Puskesmas Kokar", ucapnya.


Penulis: Jef Beny Bunda.

Kamis, 26 Oktober 2023

Sembilan Penyebab Sakit Lutut dan Terapinya



Rasa sakit yang tiba-tiba terjadi pada lutut kita biasanya terjadi karena pemakaian sendi lutut yang terlalu banyak atau telah terjadi cedera pada lutut kita. Dalam beberapa kasus kita tidak perlu sampai ke dokter.

Sendi lutut kita memang rawan mengalami cedera dan sakit karena ia bertugas untuk menopang seluruh berat tubuh kita. Belum lagi ketika kita beraktivitas berat, seperti lari atau melompat. Hal ini menambahkan beban lebih untuk ditopang oleh lutut.

Seiring dengan bertambahnya umur, maka kemungkinan mengalami sakit pada lutut akan semakin tinggi. Begitu juga dengan orang yang memiliki berat badan berlebih (overweight) sampai obesitas. Bagi yang melakukan olahraga secara aktif, potensi mengalami sakit pada lutut lebih tinggi, apalagi olahraga yang dilakukan banyak menumpukan beban pada lutut, seperti angkat beban, lari, sepakbola, dan sebagainya.


Penyebab sakit lutut

Nyeri lutut merupakan kondisi yang sangat mengganggu karena mengakibatkan kondisi yang tidak nyaman dan menimbulkan keterbatasan gerak. Nyeri lutut dapat ditimbulkan oleh beberapa hal, antara lain:


Keseleo atau lutut tegang

Jika kita merasa kegiatan kita lebih aktif daripada biasanya, bisa jadi sakit pada lutut yang kita alami itu dikarenakan lutut terkilir (keseleo) atau otot lutut yang tegang. Ini berarti ada jaringan lutut yang tertarik, namun hal ini tidak akan menyebabkan cedera dalam jangka waktu yang panjang. Keseleo atau lutut tegang dapat terjadi kalau kita tidak melakukan peregangan kaki yang cukup ketika berolahraga.

Kebanyakan kejadian lutut keseleo dan tegang dapat diobati dengan menggunakan pelindung lutut, istirahat yang cukup, mengompres lutut dengan es, dan peregangan otot yang cukup.


Sakit lutut anterior

Jika kita merasakan sakit lutut di bagian depan lutut, di sekitar tempurung lutut, bisa jadi kita sedang mengalami sakit lutut aterior atau sindrom patellofemoral. Penyebab terjadinya sakit lutut anterior ini hampir sama dengan keseleo atau lutut tegang, yaitu karena pemakaian lutut yang berlebihan, otot lutut yang lemah, atau tempurung lutut kita mengalami pergeseran.

Kita bisa merasakan sakit ini paling umum sehabis duduk dalam waktu yang lama, setelah squat dan berjongkok, atau ketika menggunakan tangga. Cara pengobatan sakit lutut anterior ini bisa dengan menggunakan obat penghilang rasa sakit, kompres es, dan beristirahat.  Melakukan lahraga yang bisa menguatkan otot di sekitar tempurung lutut juga bisa menjadi solusi.


Cedera pada bantalan lutut

Mengalami cedera pada bantalan lutut, atau yang disebut dengan meniscus, juga dapat menyebabkan rasa sakit pada lutut. Bantalan ini berguna sebagai peredam benturan pada lutut. Meniscus bisa cedera disebabkan oleh sendi lutut yang terkilir mendadak, lalu membengkak, dan biasanya lutut seperti terkunci. Biasanya meniscus yang cedera akan menyebabkan lutut kita susah diluruskan.


Osteroarthritis

Sakit lutut yang terjadi pada orang tua atau lansia biasanya disebabkan oleh osteoarthritis, salah satu jenis arthritis (peradangan pada sendi) lainnya yang terjadi pada lutut. Osteoarthritis disebabkan oleh cedera di bagian tulang rawan artikular dan bengkak di bagian jaringan di dalam dan sekitar sendi lutut. Orang yang terkena osteoarthritis biasanya akan mengalami kekakuan pada sendinya setiap pagi hari dan berlangsung selama 30 menit. Gejala lain dari penyakit ini, saat lutut digerakan terdengar seperti suara ”krek”(crepitus), dan terbatasnya pergerakan lutut (menurunnya ROM/Range of motion).

Rasa sakit di lutut bisa semakin parah jika kita menaruh beban yang lebih berat pada lutut kita dan lutut kita bisa menjadi semakin kaku kalau kita tidak menggerakannya dalam waktu yang lama.

Dalam beberapa kasus, osteoarthritis juga bisa menyebabkan adanya pembengkakan menyakitkan di belakang lutut akibat cairan yang mengumpul. Hal ini dinamakan dengan kista poplitea. Walaupun jarang terjadi pada orang muda, osteoarthritis ini bisa saja menyerang jika orang tersebut kelebihan berat badan.


Tendonitis

Penggunaan tendon yang terlalu banyak atau cedera pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang kering dapat menyebabkan peradangan pada tendon, yang disebut dengan patellar tendonitis. Biasanya ini disebabkan karena gerakan melompat yang berlebih. Maka tidak heran kalau atlet bola basket atau voli biasa menderita cedera karena tendonitis.

Lutut kita bisa menjadi bengkak, memerah, dan terasa panas. Rasa sakit dapat dikurangi dengan beristirahat cukup, mengompres dengan es, dan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit di rumah.


Bursitis

Melakukan gerakan berlutut terlalu lama dan sering dapat menyebabkan meningkatnya cairan pada sendi lutut, yang juga dikenal dengan bursitis. Hal ini biasa dialami oleh orang yang banyak melakukan pekerjaannya dengan melakukan banyak gerakan berlutut atau merupakan atlet profesional, seperti atlet sepakbola.

Bursitis biasanya menyebabkan rasa sakit ketika kita berlutut atau duduk bersimpuh. Lutut kita bisa mengalami berbagai gejala seperti bengkak dan sakit, memerah, dan terasa panas.


Pendarahan pada sendi

Jika kita mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cedera lutut yang cukup parah pada sendi lutut, bisa jadi kita sedang mengalami pendarahan sendi, yang juga disebut dengan haemarthrosis. Ini bisa terjadi jika ada ligamen yang cedera atau ada tulang di lutut yang patah.

Gejala dari haemathrosis antara lain bengkak pada lutut, lutut terasa hangat dan kaku, serta memar. Jika lutut kita mengalami bengkak yang tergolong parah, segeralah menemui dokter untuk diperiksa lebih dalam.


Penyakit Osgood-Schlatter

Pada kasus yang menimpa remaja dan dewasa muda, bengkak dan rasa sakit pada bagian bawah tempurung lutut bisa menjadi tanda kalau mereka mengalami penyakit Osgood-Schlatter.

Hal ini terjadi karena tulang bagian atas pada kaki bagian bawah mengalami cedera selama masa pertumbuhan. penyakit Osgood-Schlatter ini biasa terjadi pada anak yang aktif bergerak, aktif berolahraga dengan gerakan lari, melompat, dan menekuk lutut dengan berulang-ulang. Rasa nyeri yang ditimbulkan penyakit ini berbeda pada setiap orang, ada yang tidak terlalu nyeri namun adapula yang sangat mengganggu aktivitas. Bila sudah menggangu aktivitas segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda.


Apa solusi sakit pada lutut?

Jika sakit pada lutut melanda, jangan panik dan lakukan beberapa cara berikut untuk mengurangi sakit yang diderita:


1.  Istirahatkan lutut

Batasi kegiatan yang banyak melibatkan atau bertumpu pada lutut selama beberapa hari hingga kondisi lutut membaik.


2.  Kompres dengan es

Kompres kutut dengan es selama 15 hingga 20 menit pada rentang waktu setiap 3-4 jam selama 3 hari hingga rasa sakit perlahan menghilang. Kompres lutut juga bisa dilakukan dengan menggunakan perekat atau straps berupa lilitan kain untuk membantu mengurangi bengkak dan membantu pergerakan.


3.  Posisikan lutut lebih tinggi

Letakan bantal dibawah tungkai kaki dan lutut saat duduk maupun saat tidur. Hal ini dapat membantu mengurangi bengkak yang terjadi.


4.  Gunakan anti nyeri dan anti peradangan

Menggunakan obat anti peradangan non-steroid seperti ibuprofen dan naproxen akan membantu menghilangkan rasa sakit dan bengkak. Jangan lupa untuk membaca petunjuk penggunaan obat tersebut sebelum dikonsumsi.


5.  Pemanasan sebelum melakukan kegiatan

Pemanasan dan peregangan dapat membantu sendi lebih baik dalam melakukan aktivitas. Pastikan kegiatan yang melibatkan fisik sesuai dengan arahan dokter. Gunakan juga alas kaki yang nyaman untuk mendukung pergerakan.


"Semoga bermanfaat bagi kita semua".